Tuesday, January 13, 2015
Benih yang tumbuh
Thursday, April 17, 2014
Mengantri atau mati?
"Belajar mengatre vs matematika, seorang guru tidak terlalu cemas jika anak didiknya tidak begitu pandai berhitung matematika. Dia lebih cemas jika mereka tidak pandai mengantri. Ketika ditanya mengapa, dengan penuh keyakinan dia menjawab, cukup sekitar tiga bulan intensif untuk dapat menguasai matematika, sedangkan untuk pandai mengantri dan belajar mengenai nilai-nilai dibalik mengantri diperlukan waktu yang cukup lama, dicontohkan setidaknya diperlukan 12 tahun.
Dalam dunia usaha, tidak semua profesi berhubungan langsung dengan matematika, kecuali dasar-dasar tambah kurang, kali dan bagi. Namun di setiap profesi akan diperlukan etika dan moral yang harus melekat sepanjang hayat.
Ada nilai-nilai yang berharga yang dapat diambil dari kebiasaan mengantri:
1. Seseorang akan belajar manajemen waktu yang baik, jika ingin mendapatkan giliran pertama, maka ia harus datang lebih awal.
2. Belajar bersabar, seseorang diajarkan untuk bersabar, apalagi jika ia berada di antrian paling belakang.
3. Menghormati hak orang lain, dengan adanya antrian, orang harus belajar untuk menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih dulu.
4. Disiplin
5. Kreatif, ketika seseorang sedang dalam antrian, ia dapat berpikir kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang dapat ia lakukan untuk menghilangkan kebosanan selama menunggu antrian.
6. Tabah menjalani proses untuk mencapai tujuan.
7. Belajar hukum sebab akibat, ketika seseorang datang lambat dia dihadapkan pada resiko untuk mendapat antrian di belakang.
8. Belajar keteraturan, dengan mengantri diharapkan ada keteraturan
9. Rasa malu, malu jika ingin mendahului padahal yang lain bisa teratur untuk mengantri
10. Jujur pada diri sendiri dan orang lain.
Sangatlah baik apabila nilai-nilai tersebut dapat diterapkan sejak masa kanak-kanak, mengingat etika moral tersebut akan menjadi bekal sepanjang hayat seseorang. Dengan nurani yang terasah dari kecil, niscaya diharapkan seseorang akan menjadi sosok dewasa yang dapat menghargai orang lain dan mendahulukan kebaikan.
Tuesday, June 11, 2013
Kebahagiaan
"Kebahagiaan" sering dimaknai berbeda beda oleh setiap orang, tetapi kita paham ketika kita merasakannya. Ada kenyamanan, ada kenikmatan, ada perasaan damai, atau sebuah angin segar yang kebetulan datang tersenyum pada jiwa kita. Kebahagiaan dan kesuksesan tidak selalu datangnya berbarengan. Sukses punya cerita dan makna yang sering jauh lebih sulit di definisikan.
Ujung setiap pencarian kehidupan sebenarnya adalah kebahagiaan, dan pengejaran kesuksesanpun sebenarnya kearah kebahagiaan. Nah menurut Martin Seligman ada 3 bentuk kebahagiaan, yang mempunyai makna dan arti sedikit berbeda:
The Pleasant Life, Kehidupan yang nyaman, adalah kebahagiaan yang didapat karena kenikmatan kelima indera kita. Makan enak, baju bagus, ranjang yang enak, dengar symphony, pijat spa, nonton bioskop, hotel bintang lima, semua ini memberikan kenikmatan “indera” kita. Rumah bagus, mobil mewah, villa di bukit, dan seringnya keluar negeri untuk jalan2, adalah bagian dari kebahagiaan model ini.
The Good Life, Kehidupan yang baik, adalah kebahagiaan yang didapat karena hal2 yang kita kerjakan menyenangkan. Kerja yang kita sukai, membuat kita lupa waktu dan senang sekali dalam menyelesaikannya. Tugas selesai sesuai jadwal, dihormati para bawahan, dan dipuji atasan, dan semua selesai dengan sangat baik dan menyenangkan. Walau hidup tidak mewah dan jabatan bukan tinggi, tapi hidup membahagiakan.
The Meaningful Life, Kehidupan yang berarti, adalah kenikmatan karena kita mampu mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Kita bisa menolong orang yang kena bencana, kita memandang puas pada murid kita yang jadi sukses, kita bangga dengan anak kita yang mampu menjadi “orang”, kita bangga dengan kesebelasan sepak bola kesukaan kita. Kita melihat orang yang kita cintai berbahagia, membuat kita menemukan arti dari perjalanan kehidupan ini.
Hal yang termudah untuk mendapatakan kebahagiaan ketika kita sedang "sedih" atau "sengsara" adalah dengan memakai The Pleasant Life: makan enak, beli baju mahal, berjalan jalan keluar negeri, beli mobil mewah, dan seterusnya. Tetapi ini tidak tahan lama, dan membuat kita “ketagihan” dengan tingkat kepuasan yang merendah setiap saat melakukannya lagi. Karena indera kita semakin bebal merasakan kenikmatannya.
Seorang sopir taksi bekerja keras delapan tahun tanpa mengenal lelah, sampai suatu saat mampu mengajak istri dan kedua orang tuanya naik haji, dan terbayarlah semua kelelahan itu dan kebahagiaannya mengalir terus sampai bertahun tahun kemudian.
Keseimbangan dalam memilih apa yang harus kita lakukan untuk menjadi bahagia, adalah kuncinya. Kita menikmatkan diri kita, tapi juga mencoba menikmati apa yang kita lakukan, dan mencari makna hidup dalam kehidupan kita. Tujuan akhir kehidupan adalah kebahagiaan, dari manapun datangnya bahagia itu. Apa yang telah anda lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan anda?
Lepaskan Kepahitan
Salah seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana karena kepalan tangannya lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk mengeluarkan tangannya itu, namun tetap saja gagal.
Seekor monyet tua menasihati monyet muda itu: `Lepaskanlah kepalanmu atas kacang-kacang itu! Engkau akan bebas dengan mudah! Namun monyet muda itu tidak mengindahkan anjuran tersebut, tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang itu.Beberapa saat kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali meneriakkan nasihatnya: `Lepaskanlah kepalanmu sekarang juga agar engkau bebas!Monyet muda itu ketakutan, namun tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh sang pemburu.
Demikianlah, kadang kita juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang sepatutnya kita lepaskan: kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan sebagainya. Apabila kita tetap tak bersedia melepas, tatkala kematian datang menangkap kita, semuanya akan terlambat sudah. Bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lampau, dan menatap hari esok dengan lebih cerah?Bukankah dunia akan menjadi lebih indah jika kita bisa melepaskan "kepalan" kita dan membagi kebahagiaan dengan orang lain?
Saturday, December 31, 2011
3 Hal
•Ada Hal yang tidak boleh hilang : Harapan, Keikhlasan, Kejujuran
•Ada Hal yang paling berharga : Kasih Sayang, Cinta, Kebaikan
•Ada Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti : Kekayaan, Kesuksesan, Mimpi
•Ada Hal yang membentuk watak seseorang : Komitmen, Ketulusan, Kerja keras
•Ada Hal yang membuat kita sukses : Tekad, Kemauan, Fokus
•Ada Hal yang tidak pernah kita tahu : Rezeki, Umur, Jodoh
TAPI, ada Hal dalam hidup yang PASTI : Tua, Sakit, Kematian.
Ya Tuhan.,
Sahabat saya yang membaca ini adalah sahabat yg baik, kuat, sabar, sayangilah dia serta kasihilah dia, tolong bantu tingkatkan kehidupannya, mudahkan rejekinya, sehatkan badannya.
Jika dia melangkah, selamatkanlah dia, mudahkan langkahnya ...Amin
smile ^_^
- na -
Thursday, December 15, 2011
Semua Adalah Milik Tuhan
Apakah arti hidupmu?
Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja keliatan lalu lenyap.
Ketika Orang memuji Milikku,
aku berkata bahwa ini hanya titipan saja ....
Bahwa Mobilku adalah titipan-NYA...
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA....
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA....
Bahwa putra/putriku hanyalah titipan-NYA .....
Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
• MENGAPA DIA menitipkannya padaku ?
• UNTUK APA DIA menitipkan smuanya padaku?
& kalo bukan milikku,
• Apa yg seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
• Mengapa hatiku justru terasa berat ketika titipan itu diminta kembali oleh NYA?
Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu MUSIBAH,
Kusebut itu UJIAN,
Kusebut itu PETAKA,
Kusebut itu apa saja.....
Untuk melukiskan bahwa semua itu adalah… DERITA
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku, Kedaginganku!
Aku ingin lebih banyak Harta,
Aku ingin lebih banyak Mobil,
Aku ingin lebih banyak Rumah,
Aku ingin lebih banyak Popularitas.
Dan kutolak SAKIT, Kutolak KEMISKINAN
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.
Seolah KEADILAN & KASIH-NYA,
Harus berjalan seperti matematika & kehendakku.
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku…
& nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku…
Betapa curangnya aku, Kuperlakukan DIA seolah "Mitra Dagang"ku & bukan "Kekasih"!
Kuminta DIA membalas "perlakuan baikku" & menolak keputusan-NYA yg tidak sesuai keinginanku.
Duh TUHAN.....
Padahal setiap hari kuucapkan…
"Hidup & Matiku, Hanyalah untuk MU ya TUHAN …"
Padahal ketika kelak LANGIT & BUMI bersatu, bencana & berkeberuntungan sama saja, tidak ada artinya lagi…
Mulai Hari ini,
Ajari aku agar menjadi pribadi yg selalu bersyukur dalam tiap keadaan & menjadi bijaksana,
mau menuruti kehendakMU saja ya TUHAN,
Sbab aku yakin ENGKAU akan memberkati hidupku...
smile ^_^
- na -
Thursday, April 14, 2011
read "the book" completely
ingatlah ada sesuatu pelajaran baik dari kesalahan itu. Beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta.
Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.
Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
"Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?" tanya si Pemuda.
"Oh... Saya mau ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore nengokin anak saya yang kedua" jawab ibu itu.
"Wouw..... hebat sekali putra ibu, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.
Pemuda itu merenung.
Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.
"Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya Bu? Bagaimana dengan adik-adiknya?"
"Oh ya tentu", si Ibu melanjutkan ceritanya
"Anak saya yang ketiga seorang Dokter di Malang,
yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung,
yang kelima menjadi Arsitek di Jakarta.
yang keenam menjadi Kepala Cabang Bank di Purwokerto.
yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang."
Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.
"Terus bagaimana dengan anak pertama ibu?"
Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab.
"Anak saya yang pertama menjadi Petani di Godean Jogja nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar"
Pemuda itu segera menyahut, "Maaf ya Bu..... kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani?"
Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
"Ooo ...tidak tidak begitu nak... Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah
yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani"
Today's lesson :
Everybody in the world is a important person!!!
Open your eyes...
your heart...
your mind...
your point of view...
because we can't make summary before read "the book" completely.
The wise person says...
Hanya 1 Jam
Have a nice day...
Hadapi Saja
sebuah batu besar di salah satu petak sawahnya. Batu itu terletak tepat di
tengah sawah pak Tani dan telah mematahkan beberapa mata bajak dan sebuah
cangkul sang petani.
Hari itu mata bajak pak tani kembali patah karena batu besar itu, karena
kesal dengan kejadian yang selalu berulang - ulang, maka pak tani
memutuskan untuk melakukan sesuatu .
" Aku harus menyingkirkan batu ini !", lalu pak tani mengambil linggis dan
ketika ia menacapkan linggis itu ke dasar batu, ia terkejut karena ternyata
batu itu dengan mudah dapat dia angkat dan dia singkirkan.
Setelah selesai, pak tani duduk di tepi sawah miliknya sambil tersenyum,
dia teringat dengan semua kesulitan yang dia alami karena batu itu, dan
ternyata betapa mudahnya dia menyingkirkan batu itu . Sambil menghela
nafas pak tani bergumam sendiri " mengapa hal itu tidak aku lakukan sejak
dulu ".
Saat manusia mengalami masalah dalam hidupnya, kadang yang kita pikirkan
adalah hal - hal yang jauh, sulit dan berbelit - belit.
Dan keengganan untuk langsung menghadapi masalah yang membuat masalah
tidak pernah selesai dan malah akan memancing masalah yang lain.
Padahal belum tentu masalah yang kita hadapin serumit yang kita bayangkan..
hal yang paling bijak kita lakukan adalah " HADAPI" sambil kita " BERSERAH"
dan
"MEMOHON" pada Tuhan untuk diberi kekuatan dan keberanian dalam
menjalaninya.
Positive mind
=D Jika Anda tidāk bisa męήjađï Orang pandai, jadilah orang Ƴƍ baik.
;) Jika ҝīτɑ berbuat baik, kebaikan pula Ƴƍ akan ҝīτɑ terima kelak.
8-| Iri hati Ƴƍ ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.
Ƴƍ penting bukan berapa lama ҝīτɑ hidup, tetapi bagaimana ҝīτɑ hidup.
:* Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya Ðĕηğaη banyak persaudaraan.
O:) Jika kejahatan di balas kejahatan, maka ítü adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan ítü adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia đaή terpuji.
({}) Persaudaraan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru ҝīτɑ sadari setelah ҝīτɑ kehilangannya
:) Namun ҝīτɑ tidak akan pernah memiliki seorang Saudara, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya đaή menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk đªή membosankan kalau kitª tidak bisa melihat keduanya.
:) Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dgn niat Ƴƍ baik diiringi dgn perkataan Ƴƍ baik đaή perbuatan Ƴƍ baik dari hati Ƴƍ tulus.
Positive minds brings you positive life
Bersyukur
bahwa tidak selamanya hidup ini indah.
Kadang TUHAN
mengijinkan aku melalui derita.
Tetapi aku tahu....
bahwa Ia tidak pernah meninggalkanku.
Sebab itu aku belajar menikmati hidup ini.... dengan BERSYUKUR.O:)
Aku belajar....
bahwa tidak semua yang aku harapkan akan menjadi kenyataan.
Kadang TUHAN membelokkan rencanaku. Tetapi aku tahu....
bahwa itu lebih baik
daripada apa yang kurencanakan.
Sebab itu aku belajar menerima semua itu....
dengan SUKACITA.\=D/
Aku belajar....
bahwa pencobaan itu pasti datang dalam hidupku.
Aku tidak mungkin berkata, "tidak... TUHAN".
Karena aku tahu....
bahwa semua itu tidak
melampaui kekuatanku. Sebab itu aku belajar menghadapinya....
dengan SABAR.({})
Aku belajar....
bahwa tidak ada kejadian yang harus disesali dan ditangisi.
Karena semua rancanganNYA indah bagiku.
Maka dari itu aku harus mau dan bisa belajar
BERSABAR... BERSYUKUR....
dan BERSUKACITA dalam segala perkara.
Karena dengan bersyukur dan bersukacita....
semua itu menyehatkan jiwaku dan
menyegarkan hidupku... Karena aku tau Tuhan mempunyai rencana Indah buat Hidupku.
God is good all the time..:)
SMILE ^_^
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Jangan tunda
ISTRI : sayang, ayo kita ketemu ditempat awal kita bertemu. Aku menunggumu disini
SUAMI : baiklah, aku akan membereskan pekerjaanku dikantor untuk esok hari dulu
ISTRI : kamu lebih memilih pekerjaan untuk esok hari dibanding aku!?
SUAMI : jangan khawatir, aku akan segera kesana, ok?
ISTRI : okay, aku akan menunggumu.
Jam demi jam berlalu, teman lelakinya datang lebih banyak dan mereka malah ngopi² dulu sampai akhirnya dia lupa waktu.
Sang suami itu melihat HPnya dan ada 4 msg dan 10 missed calls.
Dia mematikan HP nya seolah2 baterainya habis.
*...* 1 pagi
Karena kecapekan sang suami itu langsung pulang ke rumah dan melihat mertuanya menangis di luar rumah, dia menantikan sang suami itu pulang untuk memberikan kabar berita ke menantunya untuk segera kerumah sakit.
MERTUA : (sambil menangis) barusan ada seseorang dari kepolisian dan sekarang dirumah sakit menelpon, tas istrimu dijambret dan dia berusaha melawan sehingga akhirnya para perampok menusuknya dengan pisau dan memukulnya hingga tewas!
SUAMI : Jangan bercanda, bu!! Tadi dia masih menghubungi saya
Sang suami itu menyalakan kembali HP nya dan melihat sms yang dikirim istrinya.
*...* 11 malam
Sayang, kamu dimana?
*...* 11: 30 malam
Sayang, kenapa HPmu mati?
*...* 11: 45 malam
Sayang, ada sekumpulan pria mengikuti aku. Aku takut.kamu dimana? : '(
*...* 12 malam
Happy Anniversary Sayang, aku cinta padamu.aku hanya mau mengucapkannya secara langsung, tetapi sepertinya aku tidak akan bertemu kamu malam ini. Selamat malam sayang, aku harap kamu tidak kedinginan dan sakit ketika kamu sampai di rumah.
___________________________________
Sobat, kita tidak akan tahu kapan kita akan kehilangan orang yang kita cintai.
Tunjukkan pada mereka setiap hari seberapa besar kita mencintai mereka.karena kita tidak akan tahu kapan kita sudah tidak bisa mengucapkannya lagi. <3({})
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Thursday, January 13, 2011
God Love You
Saat menciptakanku..
Tuhan tdk pernah COPY-PASTE..
Dia buat SETTINGS hidupku indah,
Dia pilih MINIMIZE kelemahan dan MAXIMIZE kelebihanku..
Semua yang baik Dia INSERT ke dalam hidupku,
DELETE semua kesalahanku dan SAVE masa depanku..
Dia akan selalu membawaku NEXT tanpa BACK dalam masa lalu.. Bahkan SKIP saat kecelakaan akan menimpaku..
Saat aku perlu, Dia menyediakan HELP untuk QUIT dari masalahku.. Dia selalu setia tunggu hatiku OPEN dan siap untuk Dia EDIT..
Dia tak akan mau EXIT dari hidupku sebab akulah FILE berharga sebagai PRINT kasihNYA..
Bahkan Dia rela CLOSE maut untuk menjadi OPTIONS keselamatanku..
Ya,Tuhan selalu memberi NEW SLIDE dalam hidupku.
Walaupun aku kadangkala ERROR, Dia tidak pernah ESCAPE aku dari hati-Nya
Dia CLEAN MEMORYku sehingga membuatku CLEAR.
Dia lakukan itu supaya aku SHOW IMAGE-Nya
Setiap hari aku ijinkan Tuhan VIEW hidupku
Aku biarkan Dia ZOOM hati ku yang paling dalam
Aku mau START hidupku setiap hari dengan PROGRAM sorgawi
MENU apapun yang Tuhan tampilkan dalam hidupku, aku CLICK YES, karena Dia tau apa yg terbaik untukku.
Aku tidak akan pernah men-SHUTDOWN apa kata firman-Nya dalam hidupku, karena firman-Nya tidak dapat diCANCEL. Tanpa firman-Nya aku END PROGRAM..
God love you forever
Sekeping Logam Perak
Setiap ada kesempatan, uang logam itu selalu ia pamerkan kepada setiap teman - temannya, logam perak itu adalah harta paling berharga miliknya. Tak ternilai, tak akan di tukarkan dengan apapun, dan akan dijaganya seumur hidupnya. Begitu janjinya di dalam hati.
Pada suatu kesempatan, gadis kecil ini berjalan mengelilingi pertokoan. Dilihatnya seorang pria muda seusianya membawa sekeping logam seperti miliknya. Hanya warna yang membedakannya. Sang pria muda itu memiliki logam yang berwarna kuning mengkilap. Silau bila terpantul cahaya matahari.
“Wow, logam emas!” Teriaknya dalam hati. “Aku harus memilikinya,” pikir sang gadis kecil. Dihampirinya sang pria muda, ” Boleh ku tukar logam perak ku dengan logam mu?” tanya nya kepada si pria. ” Apa kamu yakin mau menukar logam perak mu dengan punya ku?” kata si pria memastikan. Si gadis kecil diam sejenak, ia berpikir, ini logam kesayangannya, apa akan ku tukar ya. Tetapi cahaya silau yang terpantul dari logam milik si pria muda membuyarkan lamunannya. ” Iya, akan ku tukar!”
Demikianlah sekarang sang gadis kecil miliki logam yang berwarna kuning mengkilap yang ia peroleh dengan menukarkan logam perak kesayangannya. Diletakanlah dalam logam barunya dalam tas beludrunya, dan dibawa pulang. Dengan bangga gadis kecil menunjukan logam barunya kepada teman - temannya, tetapi semua berkata logam perak miliknya yang lama lebih bagus. Ia sangat marah. Si gadis kecil pulang ke rumah, dan memperlihatkan logam barunya kepada si ayah, si ayah bilang bukan keputusan yang bijak menukarkan logam kesayangannya dengan logam barunya itu. Si gadis kecil bertambah kesal.
Ia mengurung diri di kamar, dan memperhatikan logam barunya. “Ini logam emas, warnanya kuning mengkilap, bersinar lebih indah dari pada logam perak ku yang lama. harganya pasti lebih mahal. Pasti lebih berharga.” Dengan meyakinkan dirinya sendiri, sang gadis tertidur pulas.
Hari berganti hari, si gadis sudah beberapa hari tidak membuka tas beludrunya. Ketika ia teringat akan tas beludrunya, ia membuka dan mengeluarkan uang logam yang terdapat di dalamnya. Diperhatikan logam barunya. Lalu si gadis mengambil minyak untuk menggosok logamnya. Tak lama si gadis mengambil kain lap. Entah mengapa dengan agak panik si gadis mengambil tissue. Ia terus menggosok logamnya dengan minyak dan lap, kemudian menggosoknya lagi dengan tissue.
Melihat tingkah anaknya, si ayah menghampiri si gadis kecil dan bertanya: “ada apa gadis manis ayah, kok tampak bingung?” dengan mata berlinang air mata yang hampir tertumpah, si gadis berkata ” Ayah, logam baru ku tampak kusam, tampak hitam, tidak bisa bersih dengan minyak, dan lap yang biasa. Semakin ku gosok, ia semakin kusam.” Dengan menghela nafas panjang, sang ayah berkata dengan tenang :” Gadis kecil ayah yang manis, kamu tahu logam yang ayah beri kepada mu logam apa?” tanya sang ayah. ” tahu, logam perak kan ya? ” “betul, lalu kamu tahu ini logam apa?” ” Ini logam emas yang seharusnya lebih berkilau indah dan mahal dari pada logam perak kesayangan ku itu kan yah?” Sang ayah berkata dengan sabar, “Benar ini tampak seperti logam emas, tetapi ini bukan logam emas anakku. Ini adalah logam tembaga. Ia tampak seperti emas, tetapi tidak seindah emas, bahkan tidak seindah perak yang ayah berikan.”
Mengertilah si gadis kecil mengapa semua teman - teman dan ayahnya dari semula berkata logam perak kesayangannya lebih indah. Menyesalah si gadis kecil. Kemudian ia berusaha mencari pria muda yang menukar logam perak miliknya, bahkan ia membawa beberapa boneka kesayangannya untuk ditebus dan ditukarkan kembali dengan logam perak miliknya. tetapi ia tidak menemukan anak laki - laki itu lagi.
Sering kali kita tidak mengetahui, tidak menyadari betapa berharganya apa yang kita miliki saat ini. Apapun itu, orang - orang yang kita sayangi dan yang menyayangi kita, benda, waktu, kesempatan, atau apapun itu. Sering kali kita me-underestimate kan apa yang kita miliki saat ini.
Rumput tetangga terlihat lebih hijau. Sering kita terpikat oleh silaunya pantulan cahaya milik orang lain. Padahal hal yang terlihat belum tentu seindah nampaknya. Sering kita melihat orang lain nampak lebih bahagia, kekasih orang lain lebih tampan/cantik, atau apa saja, sehingga kita lupa bersyukur atas apa yang kita punya.
Kita sering menukar harta kita yang paling berharga dengan sesuatu yang membuat kita terpukau, tetapi hal itu hanya sesaat. ketika kita kemudian menyadarinya, kita sudah melakukan kesalahan. Kita menyesal. tetapi belum tentu sesuatu itu bisa diperbaiki dengan mudah. Konsekuensi pasti ada. Kita harus lebih berupaya memperbaiki kesalahan kita.
Bersyukurlah, berpikir dengan bijak, hargai mereka yang menyayangi, sayangi mereka yang kau sayangi.
Alasan Untuk Bersyukur
1. Jika kamu tinggal di rumah yang nyaman, memiliki cukup makanan dan minuman untuk tubuh kamu, itu merupakan hal sederhana yang menunjukkan bahwa kamu menjadi bagian dari orang-orang terpilih
2. Jika kamu bisa bangun di pagi hari ini dengan sehat dan segar bugar, kamu beruntung dibanding sekian banyak orang yang harus terbaring di rumah sakit dan yang harus bertahan untuk melawan penyakitnya.
3. Jika kamu memiliki stock makanan di lemari pendingin, baju di lemari pakaian dan atap yang menaungi, beruntungnya kamu dibanding sekian banyak orang yang kelaparan dan tidak memiliki tempat tinggal
4. Jika kamu masih dapat bekerja dan berusaha dengan kemampuan yang kamu miliki, bersyukurlah karena masih banyak pengangguran di luar sana, dan banyak orang yang belum mendapat kesempatan untuk itu.
5. Jika kamu masih bisa tersenyum dan membagikan senyuman kamu, berbahagialah karenan kamu sudah menebarkan kasih dan kebaikan kepada orang yang kamu jumpai.
yuk kita nikmati hari yang indah ini, kita hitung karunia yang telah kita terima dan sampaikan pada orang-orang disekeliling kita, agar lebaih banyak orang dapat bersyukur dan menikmati hidup yang hanya sebentar ini.. ^-^
Wednesday, December 15, 2010
Sebuah renungan
Waktu kerang mencari makan, ia akan membuka cangkang penutup badannya. Buka,tutup, buka,tutup.
Suatu hari disaat cangkang seekor kerang muda terbuka, sebutir pasir masuk ke dalam cangkang kerang itu. Sang kerang muda menangis sambil memanggil-manggil ibunya.
"Bu sakit bu..ada pasir masuk ke dalam tubuhku"
Sang ibu menjawab: "Sabar ya nak, jangan pedulikan sakit itu, bila perlu berikanlah kebaikan pada sang pasir yg menyakitimu itu"
Kerang muda pun menuruti nasihat ibunya. Ia menangis, tapi air matanya ia gunakan untuk membungkus pasir yg masuk ke dalam tubuhnya.
Hal itu terus menerus dia lakukan. Dengan baluran air mata itu, rasa sakitnya pun berangsur berkurang bahkan hilang sama sekali.
Beberapa saat kemudian, kerang2 itu dipanen. Kerang yg ada pasirnya dipisahkan dari kerang yg tdk ada pasirnya. Kerang tak berpasir dijual secara obral di pinggir jalan menjadi 'kerang rebus'. Sedangkan kerang yang berpasir dijual ratusan bahkan ribuan kali lipat lebih mahal.
Mengapa begitu?
Karena butiran pasir berbalut air mata yang ada di dalam kerang itu telah berubah menjadi inti mutiara.
Sama dg kita, bila dalam hidup ini kita tak pernah ditempa oleh kesulitan maka kita tidak akan punya nilai tinggi dan akan bernasib seperti kerang rebus yang dijual secara obral di pinggir jalan. Sebaliknya kalau kita mampu menghadapi tiap kesulitan bahkan mampu memberi manfaat pada org lain ketika kita mendapat kesulitan, kita akan menjadi kerang mutiara yg sangat dibutuhkan orang dan yg kita hasilkan juga dipakai oleh orang2 terhormat.
Hidup adalah pilihan.
Anda boleh memilih menjadi kerang rebus atau mutiara....
atau hanya sebutir pasir yg bikin air mata mengalir ?
Life is a choice, be the best on your side...
Friday, November 12, 2010
"Shi Sang Chi You Mama Hau"
“Tidak Bu, saya yang bersalah”
2. Aku sudah tua, Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.
Tuesday, March 02, 2010
Sebuah renungan
Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.
Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. “Kita harus lakukan sesuatu, ” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.” Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.
Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan.
Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. “Kamu sedang membuat apa?”. Anaknya menjawab, “Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.
Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai berg
~Author Unknown
***
Sahabat, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka ada peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.
Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk mereka lah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.
Bola2 golf....batu koral dan pasir
Seorang profesor berdiri di depan kelas Filsafat...
Tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil toples kosong yang
besar dan mulai mengisi dengan bola2 golf.
Lalu dia bertanya kepada muridnya, apakah toples itu sudah penuh.
Semua berteriak bersama ..."penuuuh"
Lalu dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkanya kedalam
toples. Dia menguncang dengan ringan. Batu2 koral masuk ,mengisi
tempat yg kosong di antara bola-bola golf. Dia kembali bertanya,
apakah toples itu sudah penuh. Mereka semua mengangguk.Berarti
nampaknya penuh pertama kali, namun masih ada sela2 untuk koral....
Selanjutnya prof mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam
toples.Tentu saja pasir itu masuk dan mengisi sela2 koral dan bola
golf, hingga menutup segala sesuatunya. Toples terlihat sudah
penuh Prof lalu menuangkan 2 cangkir bubuk kopi ke dalam toples
dan bubuk kopi tsb masih bisa mengisi ruangan kosong di antara
bola golf, koral dan pasir.Para murid tertawa...
"Pahami,bahwa toples ini menggambarkan kehidupanmu .
"Bola-bola golf adalah hal-hal yg penting : Tuhan,keluarga, anak-anak,
kesehatan
Batu-batu koral adalah pekerjaan,rumah dan mobil.
Sedangkan pasir adalah hal-hal lainya yang sepele.
Jika kalian pertama kali memasukan pasir ke dalam toples,maka
tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun bola-bola
golf...Kalian akan menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele.
Jadi...Beri perhatian untuk hal-hal yg utama. Beribadah, berdoa.
Sayangilah keluargamu. Bermainlah dengan anak-anakmu.Luangkan waktu
untuk check up kesehatan. Berikan perhatian terlebih dahulu pada
'BOLA-BOLA GOLF'
Salah seorang murid bertanya "Kopi mewakili apa?"
Prof:"itu untuk menunjukan bahwa sekalipun hidupmu tampak begitu
penuh, masih tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama
sahabat...
Friday, January 15, 2010
Dimana Letak Bahagia Anda?
sini. Waktu untuk berbahagia itu kini.
Cara untuk berbahagia ialah dengan
membuat orang lain berbahagia" -- Robert G. Ingersoll
apakah saat ini merasa bahagia?
Di mana letak kebahagiaan Anda sesungguhnya?
...atau barangkali punya mobil mewah & tingginya jabatan?
Jika itu semua sudah Anda dapatkan, apakah Anda bisa memastikan bahwa
Anda *akan* bahagia? kekayaan yang melimpah bukan jaminan
akhir kehidupan yang bahagia!
Kebahagiaan memang menjadi faktor yang begitu didambakan bagi semua orang.
Hampir segala tujuan muaranya ada pada kebahagiaan.
Pertanyaannya, di mana kita bisa mencari kebahagiaan?
Apakah di pusat pertokoan? Salon kecantikan yg mahal? Restoran mewah?
Di Hawaii? di Paris? atau di mana?
Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu dicari kemana-mana... karena ia ada di hati setiap manusia.
Carilah kebahagiaan dalam hatimu!
Telusuri 'rasa' itu dalam kalbumu!
Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana...
Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan:
1. Mulailah Berbagi!
Ciptakan suasana bahagia dengan cara
berbagi dengan orang lain. Dengan cara
berbagi akan menjadikan hidup kita
terasa lebih berarti.
2. Bebaskan hati dari rasa benci,
bebaskan pikiran dari segala
kekhawatiran.
Menyimpan rasa benci, marah atau dengki
hanya akan membuat hati merasa tidak
nyaman dan tersiksa.
3. Murahlah dalam memaafkan!
Jika ada orang yang menyakiti, jangan
balik memaki-maki. Mendingan berteriak
"Hey! Kamu sudah saya maafkan!!".
Dengan memiliki sikap demikian, hati
kita akan menjadi lebih tenang, dan
amarah kita bisa hilang. Tidak percaya?
Coba saja! Saya sering melakukannya. :-)
4. Lakukan sesuatu yang bermakna.
Hidup di dunia ini hanya sementara.
Lebih baik Anda gunakan setiap waktu
dan kesempatan yang ada untuk melakukan
hal-hal yang bermakna, untuk diri
sendiri, keluarga, dan orang lain.
Dengan cara seperti ini maka
kebahagiaan Anda akan bertambah dan
terus bertambah.
5. Dan yang terakhir, Anda jangan
terlalu banyak berharap pada orang
lain, nanti Anda akan kecewa!