Showing posts with label Love n Friend. Show all posts
Showing posts with label Love n Friend. Show all posts

Monday, January 30, 2012

The Little Mermaid - Hans Christian Andersen

Buat yang mo ngedongeng utk anak-anak tercinta...


The Little Mermaid tinggal di sebuah kerajaan bawah air dengan ayahnya (raja laut), neneknya, dan 5 kakak perempuan. Ketika putri duyung berumur 15, mereka diperbolehkan untuk berenang ke permukaan melihat-lihat dunia atas (kunjungan setiap tahun).Setiap ada yang naik ke permukaan dan kembali, Little Mermaid selalu rindu utk mendengarkan berbagai uraian mereka tentang permukaan dan manusia.

Ketika giliran Little Mermaid datang, dia berenang ke permukaan, sampai di permukaan ia melihat sebuah kapal dengan seorang pangeran tampan, dan jatuh cinta kepadanya.Tiba-tiba terjadi sebuah badai besar, dan Little Mermaid menyelamatkan pangeran yang hampir tenggelam. Dia membawanya ke pantai di dekat kuil. Di sana Little Mermaid menunggu sampai sang pangeran siuman dan menemukan sorang gadis muda dari kuil (Pangeran tidak pernah melihat Little Mermaid).

The Little Mermaid lalu pulang dan bertanya kepada neneknya "apakah manusia dapat hidup selamanya jika mereka tidak tenggelam?" Nenek menjelaskan bahwa manusia memiliki umur jauh lebih pendek daripada Duyung, namun ketika duyung mati mereka akan berubah menjadi busa-busa laut, lalu lenyap tidak tak tersisa, sementara manusia memiliki jiwa yang kekal yang hidup di dalam Surga.

The Little Mermaid menjadi rindu dengan sang pangeran dan ingin menjadi manusia yang memiliki jiwa abadi.Akhirnya ia mengunjungi penyihir Laut, yang menjual ramuan kepadanya yang akan memberikannya kaki, sebagai imbalan atas ramuan itu. Penyihir meminta lidah Little Mermaid (karena memiliki suara paling memabukkan di dunia).Penyihir Laut memperingatkan, bahwa setelah ia menjadi manusia, dia tidak akan pernah bisa kembali ke laut. Minum ramuan akan membuatnya merasa seolah-olah kakinya tertusuk pedang terus-menerus akan merasa seperti dia berjalan di atas pedang tajam, dan kakinya akan berdarah. namun ketika ia pulih ia akan memiliki 2 kaki yang indah, dan akan mampu menari seperti manusia.

Selain itu, ia akan mendapatkan jiwa jika dia menemukan cinta sejati, dan sebuah ciuman. Jika pangeran mencintainya dan menikahinya, untuk kemudian sebagian dari jiwa pangeran akan mengalir ke dalam dirinya. Jika tidak, saat fajar pada hari pertama setelah ia menikahi wanita lain, Little Mermaid akan mati patah hati dan hancur menjadi busa laut.

The Little Mermaid meminum ramuan itu, lalu  menemui pangeran yang tertarik pada kecantikannya dan rahmat yang dimilikinya meskipun dia bisu. Hampir semua dia suka termasuk melihat Little Mermaid menari, dan Little Mermaid pun menari untuk pangeran meskipun rasa sakitnya luar biasa.

Ketika ayah pangeran memerintah, agar anaknya menikahi putri raja tetangga, pangeran memberitahu Little Mermaid dia tidak akan, karena ia tidak mencintai sang putri. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia hanya bisa mencintai wanita muda dari kuil, yang ia percaya melepaskannya, tetapi ternyata sang putri adalah gadis kuil, yang telah dikirim ke kuil untuk dididik.

Pangeran lalu jatuh hati dan menikahinya, pernikahan pun di umumkan. Pangeran dan putri pun menikah, dan Little Mermaid terpikirkan tentang semua yang telah ia berikan dan semua rasa sakit yang ia rasakan menjadikannya menderita.

Dia putus asa, memikirkan kematian yang menunggu.. tapi sebelum fajar, adik-adiknya membawakannya pisau, mereka dan penyihir Laut telah melakukan pertukaran dengan rambut panjang mereka. Jika Little Mermaid menusuk pangeran dengan pisau dan memungkinkan pangeran meneteskan darahnya di kaki Little Mermaid, dia akan menjadi putri duyung kembali, semua penderitaannya akan berakhir dan dia akan menjalani kehidupan yang penuh (sebagai putri duyung).

Namun Little Mermaid  tidak bisa membawa diri untuk membunuh pangeran yang sedang tidur berbaring dengan pengantinnya, krn ia masih mencintai pangeran. Ia benar-benar berada pada posisi yang sulit antara memilih dirinya yang akan mati atau orang di cintainya lah yang akan mati di tusuk olehnya..

Hingga fajarpun tiba, Little Mermaid tetap tak mampu menikam pujaan hatinya dengan pisau tersebut, lalu ia melempar dirinya ke laut. Tubuhnya berubah menjadi busa2, menjadi gelembung-gelembung yang kemudian hilang tak tersisa.. namun ia merasakan kehangatan matahari, ia telah berubah menjadi semangat, seorang putri yang menguap di udara. Anak-anak perempuan lain (manusia) mengatakan bahwa dia telah menjadi seperti mereka karena dia berusaha dengan sepenuh hati untuk mendapatkan jiwa yang kekal. Dia akan mendapatkan jiwa sendiri dengan melakukan perbuatan baik, dan ia akhirnya akan naik ke dalam kerajaan Tuhan.

Tuesday, October 27, 2009

Cinta & Waktu


Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda2 abstrak : ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sbgnya. Mereka hdp berdampingan dg baik.

Namun suatu ketika, dtg badai menghempas pulau kecil itu & air laut tiba2 naik & akan menenggelamkan pulau itu. Smua penghuni pulau cepat2 berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tdk dpt berenang & tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.

Tak lama Cinta melihat Kekayaan sdg mengayuh perahu."Kekayaan!!Kekayaan!!Tolong aku!!" teriak Cinta. "Aduh!Maaf Cinta!" kata kekayaan, "Perahuku telah penuh dgn harta bendaku. Aku tak dpt membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lg bagimu di perahuku ini."

Lalu kekayaan cepat2 mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kmdn dilihatnya Kegembiraan lewat dgn perahunya. "Kegembiraan!!Tolong aku!" teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu shngga tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang & Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan!! Bawalah aku bersamamu!", teriak Cinta. "Wah Cinta, kamu basah & kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yg indah ini." sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta. "Maaf Cinta. Aku sdng sedih & aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik & akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba2 terdengar suara, "Cinta!!Mari cepat naik perahuku!!" Cinta menoleh ke arah suara itu & melihat seorang tua dgn perahunya. Cepat2 Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta & segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bhw ia sama sekali tdk mengetahui siapa orang tua yg menyelematkannya itu. Cinta segera menanyakannya kpd seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi?? Dia adalah Waktu." kata orang itu. "Tapi mengapa ia menyelamatkanku??Aku tak mengenalnya. Bahkan teman2 yg mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu lah yg tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu......."

Tuesday, April 01, 2008

Yang Terkasih Yang Terlukai








“ Brukkk…,” Bunyi bantingan pintu terdengar keras, ketika Lena buru-buru bergegas masuk ke kamarnya menahan tangis. Tidak disangka, pernikahannya yang baru berusia setahun, membawa luka.

Dalam kamar, Lena membayangkan betapa indah masa-masa berpacaran selama 5 tahun dengan Septian, suaminya. Mereka mengalami banyak hal yang manis bersama. Dan bukan itu saja, Lena juga pernah mengalami beberapa masalah dalam masa berpacaran itu tetapi semuanya selalu ada jalan keluar.

Lena begitu percaya bahwa memang Tian (begitu panggilan suaminya) adalah yang terbaik yang Tuhan beri dalam hidupnya.

Namun, masa pacaran memang amat berbeda dengan pernikahan itu sendiri. Dalam menjalani masa-masa awal pernikahan, Lena mengalami beberapa masalah. Bukan saja dalam hal adaptasi antara dua karakter yang sudah pasti terjadi karena two become one bukan hal yang mudah, apalagi mereka dibesarkan dengan latar belakang keluarga yang berbeda, tentunya masing-masing membawa gaya dan kebiasaan keluarga mereka sendiri-sendiri. Terlebih dari itu, Lena harus menelan kenyataan pahit, bahwa mimpi-mimpi sebelum pernikahan, harus pupus ketika menghadapi realita bahwa cinta romantis dan kemanisan yang direguk semasa berpacaran harus berkurang jauh dan semakin jauh dalam kenyataan hidupnya saat ini.

Apa yang terjadi? Lena membatin. Pertanyaan ini berulang kali muncul dalam benaknya. Sepertinya semua mimpi bahwa Lena akan bahagia, saling memberi, saling membagi, harus pupus, tergantikan dengan kesibukan masing-masing, kekurangan waktu berkomunikasi, kelelahan selepas kerja membawa mereka langsung tidur lelap karena kecapekan. Tidak ada kata-kata manis seperti dulu. Yang ada hanyalah kritik dan kata-kata yang kurang enak didengar. Makin hari sepertinya Lena tidak kenal dengan Tian lagi. Tian bukanlah Tian yang dulu membuatnya jatuh cinta setengah mati, head over heels… Bukan Tian yang seperti ini. Bukan Tian yang dengkurannya begitu keras sehingga membuat Lena tidur tak nyenyak setiap hari. Bukan Tian yang cara memencet odolnya tidak rapi seperti Lena, dan bukan Tian yang secara sembarangan melempar pakaian kotor sehabis pulang kerja. Bukan Tian yang seperti ini.

Lena sedih. Belum lagi hubungan dengan ipar dan mertua yang tinggal satu rumah dengan dia. Menambah banyaknya adaptasi yang harus dilakukan termasuk adaptasi dengan anggota keluarga Tian.

Kepala Lena pusing, rasanya hampir pecah. Sakit sekali rasanya harus bangun dari mimpi indah di awal perkawinannya. Hampir Lena tidak mampu bertahan, dan dia berpikir untuk cerai atau setidaknya pisah rumah. Tapi, bukankah apa yang dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia? Itu adalah ayat yang dibacakan di saat pernikahan Lena. Apa yang harus dilakukan??? Haruskah menghadap konselor perkawinan? Karena kalau diteruskan, Lena semakin takut akan menjadi-jadi. Belum lagi kehadiran anak nanti pasti banyak membawa perubahan, Lena belum siap. Untunglah dia belum hamil, dia menarik nafas lega.

Sebegitu peliknyakah kehidupan perkawinan? Kalau tahu begini, Lena memilih hidup melajang. Bebas, merdeka… Tetapi, Lena takut kesepian. Itu juga alasannya menikah.

Lena bingung, entah harus bagaimana. Yang sementara bisa dilakukannya adalah kembali membenamkan kepalanya di bantal. Bertemankan sekotak tissue, Lena menangis. Yah, menangisi semua hal yang jauh dari impiannya selama ini…

Menelaah Lebih Jauh Persoalan Lena

Setiap orang memiliki mimpi-mimpi sebelum memasuki mahligai rumah tangga. Sebetulnya orang tidaklah buta akan kenyataan begitu banyak permasalahan di dalam rumah tangga, tetapi di kala cinta sudah mengetuk dan rasanya inilah orang yang paling tepat sebagai jodohku, tidak jarang banyak orang berusaha menepis ketakutan yang pernah menghiasi dirinya, bahkan beberapa di antara mereka tidak ragu untuk mengatakan, “ Ah itu bisa terjadi pada orang lain, tetapi tidak pada saya. Dengan pasanganku, aku yakin akan adem ayem saja selama perkawinan,” begitu ujarnya.

Namun, pada kenyataannya, pada saat memasuki perkawinan, hendaknya kita juga menyiapkan diri bahwa akan banyak sekali adaptasi yang harus dilakukan. Karena sang pilihan kita bukan hanya berada bersama-sama kita selama dua atau tiga jam seminggu, namun setiap hari, bahkan seumur hidup kita! Dan ini bukan main-main.

Dan orang yang selalu bersama-sama. Dekat. Tentunya membuka lebih banyak peluang pula untuk saling melukai. Kalau sesama teman bertemu, pastilah saling jaga perasaan. Atau sebagian orang ada yang ja-im (jaga image), tidak menampakkan sifat aslinya. Begitu pula di masa pacaran, banyak pula yang ja-im. Namun, dalam perkawinan tidak ada lagi ja-im. Semua terbuka keasliannya.

Di masa berpacaran, Lena dan Tian, sedikit banyak saling ja-im. Itu yang membuat mereka saling jatuh cinta. Namun, cinta yang tulus dan sesungguhnya diuji bukan pada saat semua ceria, semua indah. Namun, terlebih dari itu, cinta sejati diukur dari kemampuan untuk memaafkan, kemampuan untuk menerima perbedaan, kemampuan untuk mengerti pasangan.

Dan jujur saja, itu bukan hal yang mudah! Tetapi, patut diperjuangkan.

Lena mungkin ada baiknya untuk mengenang kembali hal-hal positif yang ada pada diri Tian, yang dulu membuatnya jatuh cinta. Yang selalu membuat dirinya bangga akan Tian. Dan Lena juga hendaknya mengerti bahwa Tian tidak selalu mampu untuk jadi pangeran penolong bak Michael Scoffield dalam serial Prison Break yang serba bisa, yang serba pintar memutar otak, selalu bisa menemukan solusi permasalahan.

Tian bukan Superman. Tian bukan dewa. Tian hanya manusia biasa. Begitu pun dengan Lena. Dalam keletihan, Lena cenderung marah-marah dan semakin melihat kejelekan yang ada pada diri Tian.

Akhirnya, memang pria dan wanita berbeda. Seperti yang ditulis oleh Bill dan Pam Farrel dalam buku mereka dengan judul yang sangat menarik: Men Are Like Waffles, Women Are Like Spaghetti (Understanding and Delighting in Your Differences), mengungkapkan perbedaan sebagai berikut:

Men process life like waffles. They think and act by moving from box to box---they enter a box, size up a single problem, and formulate a solution.

Women process life like a plate of spaghetti. Each issue is like an individual noodle that touches every other noodle on the plate, and women find it natural to multitask.

Atau yang sudah lebih dulu kita kenal, Men are From Mars, Women Are From Venus karya John Gray, juga mengungkapkan hal yang kurang lebih sama nadanya. Pria dan wanita memang berbeda.

Tidak ada cara lain untuk menjembatani perbedaan itu selain mencoba untuk saling mengerti, mencoba untuk saling menerima, dan akhirnya saling mengampuni. Tidak mudah, membutuhkan perjuangan senantiasa, namun itu tugas kita sebagai anak-anak Tuhan untuk belajar mengampuni.

"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"

"Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Oh, No!! Bukan saya Tuhan, saya tidak mampu mengampuni sebegitu banyak kali, walaupun itu adalah orang terkasih dan terdekat saya… Saya tidak bisa, Tuhan!

Mungkin itu jawaban yang terlintas di benak kita saat membaca ayat di atas.

Tetapi sekali lagi, kita diingatkan bahwa memang hidup berkeluarga, apalagi di awal masa pernikahan memang tidak mudah. Namun, Tuhan juga memberikan rahmatNya bagi mereka yang berdoa dan percaya, bahwa tetaplah berpegang dalam kasih, dalam pengampunan, dalam Tuhan sebagai pusat keluarga dan pusat rumah tangga. Sekaligus percaya, bahwa Tuhan akan selalu sediakan jalan keluar. Asal kita mau berubah, asal kita mau mengalah dan memohon maaf. Mengalah bukan berarti KALAH. Demi yang terkasih, aku mau mengalah. Sehingga, kejadian yang terkasih yang terlukai bisa diminimisasi.

Tuhan, berilah kami hati seperti hatiMu yang penuh belas kasihan, terutama bagi orang-orang yang dekat di hati kami. Bukan kebetulan, mereka ada dalam kehidupan kami, namun karena rencanaMu, mereka hadir dalam hidup kami. Ajar kami untuk lebih menghargai mereka yang dekat, mereka yang mungkin tidak sempat kami beri perhatian karena kami terlalu sibuk.

Ajar kami Tuhan, agar kami mampu mengampuni dan terus mengampuni sebagai proses yang tak pernah usai dalam sekolah hidup kami di dunia ini.

Amen.



Energi Besar Bernama Cinta


Saat perasaan melemah, kehilang keyakinan, atau semangat hidup merosot segarkan kembali dengan memahami kata, rasa, dan makna cinta. Banyak yang menyatakan anugerah terbesar yang dimiliki manusia adalah cinta. Sejumlah orang meyakini, hidup ini dibangun dari rasa cinta.

Benar, cinta adalah sebuah rasa yang mampu membentuk sikap, sifat, dan pandangan manusia.
Cinta bukan sekadar ungkapan rasa terdalam untuk pasangan atau teman hidup. Cinta adalah mind set yang menyertai setiap ucapan yang Anda lontarkan, tindakan yang Anda putuskan, dan sikap yang Anda lakukan. Dengan cinta hidup menjadi begitu berarti, penuh semangat, bahagia, dan penuh harap. Ketika timbunan masalah hidup, ketegangan atas beratnya tanggung jawab, atau motivasi tiba-tiba hilang, untuk mengatasinya cobalah temukan kembali rasa cinta.

Rangkuman kata-kata bijak di bawah ini dapatAnda jadikan sebagai salah satu sumber inspirasi untuk menyegarkan dan memperbaiki diri. Setelah menangkap setiap makna yang dikandungnya, mudah-mudahan Anda dapat membangun motivasi untuk menyelesaikan berbagai masalah yang mungkin sedang Anda alami.
CINTA DIMULAI DAN BERAKHIR DENGAN CARA YANG TIDAK PERNAH KITA PIKIRKAN SEBELUMNYA. CINTA ADALAH SEBUAH PERJUANGAN, SEHINGGA CINTA SELALU TUMBUH. (JAMES A. BALDWIN)

Hidup ini memiliki manajemen dan "manajer". Semua telah diatur sedemikian rupa oleh Sang Pencipta. Namun, manusia sepatutnya berusaha, sebelum menerima kejadian yang dipercaya sebagai takdir. Anda tidak akan mengetahui dengan cara apa cinta akan datang. Tapi ada cars jitu agar cinta datang menghampiri Anda. Lakukan setiap hal dengan rasa cinta. Kerjakan semuanya dengan niat dari hati. Tunjukkan bahwa setiap langkah dalam hidup Anda selalu disertai dengan rasa tulus dan ikhlas.

Tanpa Anda sadari sikap yang Anda bangun di dalam diri sendiri ini akan mempengaruhi lingkungan dan orang-orang yang berada di dekat Anda. Saat Anda mencintai dan berniat tulus pada apapun yang Anda lakukan-baik dalam kehidupan, pekerjaan, keluarga, atau pergaulan sosial-maka pada saat itulah Anda sedang menamam cinta yang lebih besar. Sebagai buahnya, Anda akan mendapat rasa cinta yang sama atau bahkan lebih besar dari orang-orang di sekitar Anda.

CINTA ADALAH SATU JIWA YANG MENYATUKAN DUA ANAK MANUSIA. (ARISTOTELES)
Yang bisa membangun kebahagiaan hidup adalah saat Anda mampu mengerti dan menekan ego untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan atau orang lain. Terima bahwa setiap manusia dan semua kejadian yang Anda hadapi adalah unik, satu sama lain tak ada yang sama, dan berbeda dengan Anda. Dengan begitu Anda akan bisa memandang kehidupan tanpa harus mencari perbedaan. Intinya, temukan kesamaan, bangun sebuah pandangan atau nilai baru yang dapat diterima oleh kedua belah pihak-Anda dan lingkungan atau orang yang berada di dekat Anda.

TANPA CEMBURU DAN RIAK AMARAH KECIL, ITU BUKAN CINTA. (PEDRO CALDERON DE LA BARCA)
Makin besar rasa cinta yang Anda rasakan, akan makin berat pula cobaan dan masalah yang hares Anda hadapi. Apapun itu, dalam kehidupan rumah tangga, pekerjaan atau lingkungan sosial, masalah bagai sebuah kewajiban yang mau tidak mau tetap akan ada. Ini sangat wajar dan alarm.

Tanpa masalah, tak akan ada solusi dan inovasi. Tak ada masalah, berarti tak ada ujian yang bisa menambah kadar cinta Anda. Dan, sedikit cemburu atau amarah kecil merupakan bumbu dan ekspresi yang bisa merefleksikan cinta yang Anda rasakan.

Jadi pandanglah masalah, emosi, cemburu, atau amarah sebagai media untuk mengasah ketajaman rasa, tempat di mana Anda bisa belajar menemukan solusi. Sarana untuk menunjukkan betapa hidup yang sudah Anda jalani begitu berarti dan berharga. Hingga pada akhirnya setelah berhasil melewati masalah, Anda akan mensyukuri apa saja yang selama ini telah Anda alarm dan dapatkan.

SEBUAH PERNIKAHAN ADALAH TEMPAT DI MANA KITA MENGALAMI JATUH CINTA BERKALI-KALI DENGAN ORANG YANG SAMA. (MIGNON MCLAUGHLIN)
Pernikahan adalah bentuk kehidupan dan hubungan yang sangat kompleks. Masalah-masalah dalam rumah tangga sering kali tak pernah terbayangkan pada masa sebelum pernikahan. Untuk menghadapi masalah-masalah rumah tangga yang sering kali terasa rumit, berbekal rasa sayang dan cinta saja tidak cukup. Hal itu harus ditunjang dengan rasa saling pengertian dan memaafkan. Tak akan ada kata menyerah saat berhadapan dengan berbagai masalah rumah tangga bila Anda bisa memosisikan diri dan pasangan sebagai "rekan kerja" yang sejajar.

Ingat pula, pasangan adalah teman untuk mempelajari kehidupan dan merasakan kenyataan dalam hidup. Ketika ini bisa terjadi, Anda dan pasangan akan saling menguatkan dan sama-sama belajar. Di saat yang sama, Anda akan merasakan hadirnya cinta baru, sebuah kekaguman lebih pada pasangan. Jika diingat, rasanya akan sama seperti Anda jatuh cinta lagi, Anda pun serasa jatuh cinta berkali-kali dengan orang yang sama. Inilah yang akan mengantarkan Anda pada motivasi besar untuk menyelesaikan setiap masalah yang bermunculan.

TANPA KEKELIRUAN TIDAK AKAN ADA MASA SALING MEMAAFKAN. TANPA SALING MEMAAFKAN TAK AKAN ADA CINTA. (BUNDA THERESA)
Bertindak, bersikap, dan berkatalah dengan cinta. Bermurahlah memberi maaf, memaklumi kesalahan, dan ketidaksempurnaan. Ingat, pada setiap kesalahanlah Anda akan banyak belajar. Kadar kesalahan atau kekeliruan yang terjadi bisa Anda jadikan kesempatan Anda untuk menunjukkan cinta dan pengertian. Saat Anda memaafkan seseorang, pada saat itulah Anda berhasil meluluhkan ego sendiri. Di sinilah Anda mau memperjuangkan rasa cinta. Namun jangan hanya terhenti pada tahap memaafkan. Setelahnya, Anda pun mesti mencari solusi dan berusaha membenahi kesalahan yang pernah terjadi agar tak terulang kekeliruan yang sama untuk kedua kalinya.

MENCINTAI BUKAN HANYA MENCARI SESEORANG YANG TEPAT. MENCINTAI BERARTI BERSEDIA MENCARI SEBUAH PANDANGAN YANG SAMA. (ANTOINE DE SAINT-EXUPERY)
Tak akan berujung bila Anda sibuk mencari seseorang yang tepat dan sempurna untuk dijadikan teman hidup. Dengan kerangka berpikir seperti itu, yang akan Anda perhatikan hanyalah kekurangan-kekurangan serta sisi negatif dari pasangan.

Anda bisa jadi tak peduli atas apa saja yang telah dilakukan pasangan untuk menunjukkan cintanya pada Anda. Mencintai bukanlah mencari, tapi berusaha menerima. Perbedaan pasti akan ada, jika Anda mau mencintai berarti Anda juga akan punya energi untuk menyatukan dua pandangan yang berbeda. Bukan masalah menang atau kalah. Tapi bagaimana mendapatkan sebuah pandangan atau kerangka berpikir baru yang menjadi kesepakatan di antara Anda berdua.

PELAJARI SEBUAH KETENANGAN DARI SETIAP RUMITNYA DIALOG, PELAJARI PENGERTIAN DARI SETIAP SIFAT EGOIS, DAN PELAJARILAH KEBAIKAN DARI SETIAP HAL BURUK YANG TERJADI. (KAHLIL GIBRAN)
Apapun masalah yang terjadi pada Anda, jangan jadikan sebagai alasan untuk menurunkan mood. Sekecil apapun masalahnya, Anda pasti akan mendapatkan pelajaran besar dari sana. Bagaimanapun sengitnya perdebatan yang Anda lakukan dengan orang lain-apalagi pasangan-Anda akan mendapat kesimpulan yang bisa memperkuat keputusan.

Saat berhadapan dengan kerasnya prinsip dan pikiran, Anda akan dapat mengasah pengertian dan kemampuan untuk memaklumi. Tak ada masalah yang tidak menyisakan pelajaran dan hikmah berarti. Tetaplah berjalan ke depan untuk menyelesaikan satu per satu permasalahan Anda. Buat semuanya menjadi "sekolah" kepribadian dan kematangan mental untuk Anda.

Tuhan Tahu...



Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.


Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.


Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.


Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.


Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi... Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.


Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.


Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.


Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU



Tuesday, January 29, 2008

SAHABAT

Dear all,….


Persahabatan itu seperti tangan dengan mata..




Saat tangan terluka, mata menangis...



Saat mata menangis, tangan menghapusnya..



Persahabatan





Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.




Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.




Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.




Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.




Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.




Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.




Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.




Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.




Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1.
Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2.
Ketidakterbukaan
3.
Kehilangan kepercayaan
4.
Perubahan perasaan antar lawan jenis
5.
Ketidak setiaan.




Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.




Renungkan:
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.




"Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita." - Anonim -




Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.















.

Saturday, December 22, 2007

LIFE is nothing without FRIENDS

My Dad always told me that we could never measure our wealth by money but by our friends. I'm sure our friendship has made me rich!!!
Tiny but wonderful seeds of blessings are sprinkled on earth each day... and I just caught one that's so nice and true...
And it's you!



I may have forgotten to say that I care. I may have failed to open up and share, but though no words have been spoken, my promise of friendship won't be broken.


Time and distance are important between friends. When a friend is in your heart, they remain there forever. I may be busy, but I assure you, you are always in my heart!


Friends are like the walls of a house. Sometimes they hold you up, sometimes you lean on them. But sometimes, it's enough to know they're just standing by.


If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn't jump with them; I'd be at the bottom to catch them.


One tree can start a forest; one smile can start a friendship.
One touch can show you care; one friend can make life worth living for.


A smile makes us look younger...
while friends make us feel stronger... and they make us enjoy life.






Tuesday, December 18, 2007

Just Friends VS. Best Friends





A Just Friend says..hi,..hello,..bye,...and walks away...
A Best friend always stop by your side & asks how r u doing ??

A Just Friend has never seen you cry.
A Best friend has shoulders soggy from your tears.

A Just Friend thinks the friendship is over, when you have an argument.
A Best friend knows that it's not a friendship, until after you've had a fight.

A Just Friend hates it when you call, after he has gone to bed.
A Best friend asks you.... why you took so long to call.

A Just Friend, when visiting, acts like a guest.
A Best friend opens your refrigerator and helps himself.

A Just Friend jealous about your romantic history.
A Best friend wonders of your love story.....




A Just Friend expects you to be always there for any help.
A Best friend is always there, wherever you require any help.

A Just Friend doesn't have time in his/her busy schedule,
A Best friend always have time for you in his/her busy schedules....



A Just Friend phones you whenever he/she has some work,
A Best friend calls you often just to hear your voice.....
A Just Friend doesnt have anything to talk to you on phone,
A Best friend doesnt know...what all to finish...

Wednesday, December 12, 2007

Good Story

Ada artikel bagus nih…semoga bisa menjadi bekal untuk menjadi manusia yang lebih dewasa….

*ROSE : Impian Seorang Mahasiswi*

Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan menantang
kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya
berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu
saya.

Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan
berkeriput, memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang
cerah. Ia menyapa, "Halo anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan
puluh tujuh.

Maukah kamu memelukku? "Saya tertawa dan dengan antusias
menyambutnya, "Tentu saja boleh!". Dia pun memberi saya pelukan yang sangat
erat.

"Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih begitu muda dan tak berdosa
seperti ini?" tanya saya berolok-olok.

Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan suami yang kaya,
menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan bepergian."

"Ah yang serius?" pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang
telah memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya.

"Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya
sedang mengambilnya!" katanya. Setelah jam kuliah usai, kami berjalan
menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami
segera akrab.

Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan
bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagi
pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi
bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun. Dia suka
berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia
pandai sekali menghidupkannya suasana.

Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan
malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang
diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia
mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu
pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda
pada mikrofon. Dengan ringan berkata, "Maafkan saya sangat gugup. Saya
sudah tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh saya. Saya tidak bisa
menyusun pidato saya kembali, maka ijinkan saya menyampaikan apa yang saya
tahu."

*"Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua. *

*Kita menjadi tua karena berhenti bermain. Hanya ada rahasia untuk tetap
awet muda, tetap menemukan humor setiap hari.*

*Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu
mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati
namun mereka tak menyadarinya."*

*"Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu
berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu
tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua
puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di
tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan
menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti menjadi tua.*

*Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa dengan
selalu mencari kesempatan dalam perubahan." "Jangan pernah menyesal.*

*Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah
diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat.*

*Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan."*

Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiap

orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan
sehari-hari. Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya
sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia
dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara
pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari
kami dengan memberikan teladan bahwa *tidak ada yang terlambat untuk
apapun yang bisa kau lakukan. Ingatlah, menjadi tua adalah kemestian,
tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.*

* * * * *

*Sediakan waktu untuk berpikir, itulah sumber kekuatan.*

*Sediakan waktu untuk bermain, itulah rahasia awet muda.*

*Sediakan waktu untuk membaca, itulah landasan kebijaksanaan.*

*Sediakan waktu untuk berteman, itulah jalan menuju kebahagiaan.*

*Sediakan waktu untuk bermimpi, itulah yang membawa anda ke bintang.*

*Sediakan waktu untuk mencintai dan dicintai, itulah hak istimewa Tuhan.*

*Sediakan waktu untuk melihat sekeliling anda, hari anda terlalu singkat
untuk mementingkan diri sendiri.*

*Sediakan waktu untuk tertawa, itulah musik jiwa.*




__,_._,___

Thursday, November 29, 2007

How good is your Math.....

Challenge :
There's a bus with 7 girls
Each girl carries 7 bags
Each bag carries 7 big cats
Each big cat carries 7 smaller cats
All the cats have 4 legs )

Question : how many legs are on the bus ?


The answer is the password to open the attached file.
Once you are in, you can put your name on the list and forward it on.

Good luck

Monday, November 26, 2007

KeBaHaGiAaN

Ada artikel bagus nih...

selama ini seringkali kita bertanya-tanya apa yang bisa membuat

hidup kita bahagia??? uang di dompet? Uang di bank? Harta kekayaan?

Pekerjaan? kududukan? Kesuksesan? Ketenaran? Fasilitas?

Banyak hal-hal semu yang selalu bisa membuat kita terlena dalam pemikiran kita akan kebahagiaan. Artikel ini mengajarkan kita untuk menentukan arti kebahagiaan dalam hidup kita. Mau bahagia??? Coba simak ya…

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai

selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri,

yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi,

dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta,

masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal,

sehingga dia harus masuk ke panti jompo.

Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi,

Dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.

Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator,

aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil,

termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.

Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang

anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing.

Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.

Hal itu tidak ada hubungannya, dia menjawab.

Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal.

Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak,

tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku.

Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat

setiap pagi ketika aku bangun tidur.

Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu

di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi

padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi,

atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang

masih berfungsi.

Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka,

aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan

semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.

Hanya untuk kali ini dalam hidupku.

Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan dibank.

Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.

Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya

kebahagiaan di bank kenangan kita.

Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.

Aku sedang menyimpannya.

*/Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:/*

*/ 1. Bebaskan hatimu dari rasa benci./*

*/ 2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran./*

*/ 3. Hiduplah dengan sederhana./*

*/ 4. Berikan lebih banyak (give more)/*

*/ 5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)/*